Hidup Baru

Apa yang aku terima ini bukan sesuatu yang pahit bagiku Tuhan? Aku ingin bahagia, tetapi tak juga kutemukan kebahagiaan itu. Kucari lewat jalan yang lain, tidak juga aku temukan.  Di gerbang kota, di sudut-sudut kota dan di jalan-jalan juga tak ada di sana. Malah aku jatuh dalam lubang penderitaan dan kebingungan yang luar biasa. Ingin kulari dari kenyataan ini, namun apakah itu sebuah penyelesaian atau suatu pengafirmasian atas ketidakdewasaanku kini. Aku ingin menemukan mahkota, tetapi bukan hal itu yang aku temukan kini. Kumoho n Tuhan, bantulah aku. Meratap aku tak mungkin, yang mungkin adalah teriakan minta tolong kepada-Mu. Kaulah sandaran terakhirku dan termanis. Jiwailah aku dengan kebijaksanaan-Mu Tuhan.

                Dalam kebingunganku, janganlah kamu membiarkan aku mengambil tindakan dan keputusan yang besar. Aku tidak mau berdiri di atas keruntuhan-keruntuhan hidup. Kuingin berdiri di atas wadas yang kokoh dan di sana aku bisa berdiri tegak dan penuh kepercayaan teguh. Ke mana lagi aku Kau bawah, bawalah segera. Dan aku biarkan kehendak-Mu terjadi. Aku siap menanggalkan egoku ini. Aku dan diriku siap membuka kehadiran-Mu untuk meneguhkan kehidupanku.

                Dengan keyakinan teguh aku tahu bahwa ini tidak akan membawaku ke penghancuran hidup, tetapi awal baru bagiku di mana saya diajarkan untuk menerima kenyataan apa adanya. Diriku yang selalu digerakkan oleh nafsu dan birahi, sekarang ditekan dan diperbudak oleh nafsu dan birahi tersebut. Sang Guru dengan begitu gigih meyakinkan para murid-Nya bahwa janganlah kamu menjadi seperti dunia ini. Hendaklah kamu menjadi pribadi yang berbudi baru. Budi yang digerakkan oleh Roh Allah sendiri.

               

               

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s